Demam Berdarah
Jum’at, 16 Maret 2016
CARA MENCEGAH DAN MEMBASMI JENTIK NYAMUK
Wabah demam berdarah yang meresahkan sepertinya masih kita jumpai di saat ini, terutama pada saat musim hujan dan juga karena faktor lingkungan yang kurang bersih. Genangan air yang merupakan sumber tempat tinggal utama dan tempat berkembangbiyaknya nyamuk, terutama nyamuk aedes aegepty yang merupakan jenis nyamuk yang membawa virus demam berdarah (dengue hemorraghic fever). Walapun siklus perkembangbiakan nyamuk ini sangat singkat, namun siapa sangka jika sekali bertelur nyamuk betina bisa mengeluarkan 100-160 butir telur sekaligus, dan hanya membutuhkan waktu hanya dua hari untuk menetas menjadi jemtik – jentik, dan selanjutnya akan berubah menjadi kepompong dan akhirnhya menjadi nyamuk. Siklus kehidupan mulai dari telur hingga menjadi nyamuk dewasa membutuhkan waktu sepuluh hari.Dan nyamuk dewasa inilah yang kemudian terbang dan membawa virus demam berdarah yang mematikan.
Maka dari itu Untuk memutus wabah demam berdarah, maka langkah yang paling tepat adalah dengan memutus siklus perkembangbiakan nyamuk aedes aegypty itu sendiri yaitu dengan cara membasmi jentik-jentik nyamuk yang ada di sekitar kita, mulai dari genangan air akibat air hujan maupun air yang ada dalam bak mandi kita. Karena nyamuk ini sangat membutuhkan air untuk melatakkan telurnya dan untuk media hidup jentik-jentik nyamuk sebelum dewasa. Salah satu cara yang sering kita dengar di telinga kita adalah istilah 3M yaitu membersihkan lingkungan, menguras bak mandi dan mengubur barang-barang bekas yang berpotensi menimbulkan genangan air ketika hujan. Selain juga upaya fogging atau pengasapan untuk membasmi nyamuk dewasa yang terbang di sekitar kita.
Beginilah Cara – cara membasmi jentik - jentik nyamuk.
- Menguras bak mandi secara rutin
Kuraslah bak mandi anda secara rutin minimal dua kali seminggu, karena hal ini sangat efektif membasmi jentik nyamuk. Jangan lupa untuk selalu nenyikat permukaan dinding bak mandi anda sampai bersih, karena kemungkinan telur-telur nyamuk aedes aegypti menempel pada permukaan dinding bak mandi anda.
-
Menutup penampungan air
Menutup rapat tempat penampungan air seperti tempayan, drum, dan tempat air lain dengan tujuan agar nyamuk tidak dapat bertelur pada tempat-tempat tersebut.
- Mengubur sampah yang dapat menampung air
Kuraslah bak mandi anda secara rutin minimal dua kali seminggu, karena hal ini sangat efektif membasmi jentik nyamuk. Jangan lupa untuk selalu nenyikat permukaan dinding bak mandi anda sampai bersih, karena kemungkinan telur-telur nyamuk aedes aegypti menempel pada permukaan dinding bak mandi anda.
Cegah gigitan nyamuk dengan cara :
- Membunuh jentik nyamuk Demam Berdarah di tempat air yang sulit dikuras atau sulit air dengan menaburkan bubuk temephos (abate) atau altosoid 2-3 bulan sekali dengan takaran 1 gram abate untuk 10 liter air atau 2,5 gram altosoid untuk 100 liter air. Abate dapat di peroleh/dibeli di Puskesmas atau di apotek.
- Mengusir nyamuk dengan obat anti nyamuk.
- Mencegah gigitan nyamuk dengan memakai obat nyamuk gosok.
- Memasang kawat kasa di jendela dan di ventilasi.
- Tidak membiasakan menggantung pakaian di dalam kamar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar